Oleh: adul | 12 Oktober 2008

BLT Bukan Wewenang Kades

TENJOLAYA – Pendataan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kecamatan Tenjolaya, tetap mengacu pada pendataan oleh pemerintah pusat.

Begitu penegasan Kades Gunungmalang Kecamatan Tenjolaya Deden Sutisna. Menurutnya, kantor desa hanya melakukan pendataan jumlah rumah tangga sasaran (RTS) sesuai data yang masuk ke desa.

Sedangkan, untuk menentukan siapa saja yang layak untuk mendapatkan BLT ditentukan oleh pemerintah pusat melalui pendataan yang dilakukan oleh BPS.

“Tetap saja data yang digunakan hasil verifikasi yang dari BPS pusat. Jadi, jika warga mengeluh kepada kami tidak tepat,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Sama halnya dengan camat Tenjolaya Abdullah Sjirodz, Deden pun mengakui jika jumlah RTS di desanya jauh lebih besar dari hasil pendataan BPS. Untuk penerima BLT pengganti yang disalurkan Kamis (9/10) kemarin, hanya sebanyak 491 RTS saja. Sedangkan jumlah RTS di daerahnya lebih dari 500 RTS.

“Kita juga tidak bisa apa-apa, karena wewenang penyaluran BLT berada di tangan pemerintah pusat. Kita hanya sebatas mengajukan jumlah RTS saja,” tandasnya.

Sekedar mengingatkan, pembagian BLT pengganti yang berlangsung di kantor kecamatan Tenjolaya pada kamis (9/10), kemarin, beberapa warga mengeluhkan dan kecewa dengan penyaluran BLT. Mereka menganggap pembagian BLT tidak adil dan tidak tepat sasaran.

Bahkan, bulan sebelumnya tepatnya Selasa (23/9), ratusan warga desa Gunungmalang sempat menyegel kantor desa. Aksi ini mereka lakukan setelah mereka kecewa karena tidak mendapatkan BLT.(dkw) radar-bogor.co.id


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: