Oleh: adul | 11 Juli 2008

Hari Pertama, Delapan Mobil Digembok

BOGOR – DLLAJ Kota Bogor benar-benar merealisasikan program penggembokan mobil, kemarin. Pada hari pertama, delapan mobil digembok petugas DLLAJ karena kedapatan parkir sembarangan alias parkir di tempat terlarang.

Yang pertama merasakannya adalah Ny Dewi Damayanti (40). Dia kedapatan memarkir mobil Xenia-nya di Jalan Djuanda, tepatnya depan SMAN 1 Bogor. Mobil berplat B 1971 0I itu pun langsung digembok petugas setelah 15 menit diberi toleransi, tapi sang pemilik mobil tak kunjung datang.

Akhirnya warga Jalan Drupada Raya, Perumahan Indraprasta, Bogor Utara itu hanya bisa pasrah begitu mengetahui kendaraannya digembok dan tidak bisa lagi dijalankan. “Saya sedang mengantarkan anak saya ke sekolah. Karena buru-buru saya langsung saja parkir di sini. Saya tidak tahu kalau hari ini (kemarin, -red) ada program penggembokan. Terus untuk mengurusnya bagaimana Pak,” ujar Dewi,  yang tampak kebingungan di hadapan petugas.

Setelah mobilnya digembok, Dewi pun langsung menyerahkan STNK dan SIM karena harus ditilang patugas kepolisian. Selanjutnya mengikuti persidangan dan mengurus pembukaan gembok di Kantor DLLAJ Kota Bogor.

Aksi penggembokan kemarin sempat menjadi perhatian warga sekitar. Banyak warga yang datang dan sengaja mendekati petugas untuk menanyakan proses penggembokan. Di antara mereka ternyata masih banyak yang belum tahu program penggembokan mobil yang sudah tertuang dalam Perda dan Perwali tersebut. “Kalau penggembokan ini sanksinya apa. Ada polisi dan juga DLLAJ, jadi sanksinya dobel dong?,” tanya seorang warga kepada petugas.

Dari jalan di Jalan Djuanda, petugas melanjutkan penyisiran ke Jalan Surya Kencana dan Kapten Muslihat. Depan Kantor Kejaksaan Negeri Bogor petugas kembali mendapati enam mobil yang parkir persis di bawah rambu dilarang parkir. Setelah ditunggu selama 15 menit, sang pemilik tak kunjung datang, akhirnya enam mobil digembok petugas.

“Hari pertama kami menggembok delapan mobil yang parkir sembarangan. Di ruas-ruas jalan yang biasanya banyak mobil parkir sembarangan, tadi kosong melompong,” ungkap Kadis DLLAJ, Ahmad Syarif.

Penguncian roda kendaraan bermotor, kata Syarif, merupakan upaya untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat berlalulintas dengan memberikan efek jera. ”Kami akan membentuk tim khusus agar pengawasannya lebih intens dan terpadu,” pungkasnya.(dra)

sumber :radar-bogor.co.id


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: