Oleh: adul | 30 Juni 2008

KORBAN PESAWAT CASSA 212 DIEVAKUASI BESOK

Evakuasi korban pesawat Cassa 212 milik TNI Angkatan Udara (AU) yang jatuh di sekitar Kampung Pasir Gaol, Desa Gunung Malang, Tapos, Bogor, Jawa Barat, akan dilakukan Sabtu (28/6) besok. Evakuasi tidak bisa dilakukan malam ini. Selain medan yang sulit dijangkau, dan penerangan minim. Selain itu, kabu tebal dan rintik hujan juga membuat evakuasi terkendala.

Sore tadi, warga kembali menemukan serpihan pesawat di sekitar Kampung Pasir Gaol, Desa Gunung Malang, Tapos. Ini merupakan penemuan kedua. Serpihan-serpihan kemudian diserahkan ke aparat polisi, Lettu Hari, untuk dijadikan sebagai barang bukti. Potongan-potongan itu dalam bentuk kecil. Belum diketahui apakah itu badan pesawat atau bagian lain.

Menurut Hari, penemu serpihan, benda tersebut ia temukan di jurang, sehingga sulit dijangkau. Pesawat terbelah dua. Serpihan kecilnya terpisah-pisah. Baling-baling terlempat sekitar 200-an meter dari badan pesawat. “Di sekitar bangkai pesawat terlihat ada empat badan manusia, tanpa bagian tubuh lain. Darah sudah kering. Di samping serpihan ada kaki dengan sepatu boot, serta earphone,” kata Hari.

Pencarian serpihan masih terus dilakukan. Pencarian tidak hanya oleh polisi, TNI AU dan Angkatan Darat, tapi juga masyarakat. Mereka mamasuki kawasan Pasir Gaol. Untuk persiapan evakuasi, pasukan sudah dikerahkan ke pos satu yang berjarak sekitar empat koilometer dari lokasi pesawat jatuh. Evakuasi besar-besaran kemungkinan baru dilakukan besok atau dini hari nanti. Karena untuk masuk ke lokasi pesawat jatuh membutuhkan waktu 4-5 jam dalam tempuh 6-7 kilometer.

Seperti diberitakan, pesawat Cassa 212 milik TNI AU jatuh. Pesawat dengan nomor registrasi A 2106 tinggal landas dari Pangkalan Udara Halim Perdana Kusumah, Kamis kemarin pukul 10.00 WIB. Penerbangan ini untuk menguji alat foto udara. Menara pengawas di Lapangan Udara Halim kehilangan kontak dengan pesawat ini sekitar sekitar pukul 10.30 WIB. Diduga pesawat mengalami kecelakaan akibat cuaca buruk di sekitar Gunung Salak. Instrumen ELT atau instrumen darurat pesawat tidak berfungsi.

Sejak pagi Tim SAR melakukan penyisiran di wilayah sekitar Desa Curug Nangka, kaki Gunung Salak, Bogor. Tim SAR gabungan TNI dan Polri sebelumnya melakukan pemetaan wilayah dan pembagian tugas pencarian lokasi jatuhnya pesawat.(DOR)

sumber : metrotvnews


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: