Oleh: palemburan | 3 Februari 2009

7 Mahasiswa Hilang di Gunung Salak

Jakarta – Untuk mempercepat pencarian 6 orang yang hilang, pecinta alam Tribuana dari Universitas Yarsi mengirimkan Tim SAR gelombang 3. Tim ini diturunkan untuk membantu dua tim yang sudah diterjunkan sebelumnya.

“Tim akan terdiri dari tujuh orang, membawa peralatan dan logistik,” kata Zion, Humas pencinta alam Tribuana, Universitas Yarsi, kepada wartawan, Senin (2/2/2009).

Menurut Zion, saat ini anggota dari Tim SAR gelombang 3 tengah dipersiapkan untuk mem-back up Tim 1 dan dan Tim 2 yang sudah diterjunkan terlebih dahulu ke lokasi. Hingga pukul 20.00 WIB, ketujuh orang yang akan diberangkatkan sedang bersiap-siap membereskan perlengkapannya.

“Saat ini kami sedang kerjakan. Mudah-mudahan segera diberangkatkan,” kata Zion.

“Tim 3 ini akan berangkat menuju ke Cimelati untuk nanti berkorrdinasi dengan tim yang sudah ada disana,” imbuhnya.

Tujuh mahasiswa Universitas Yarsi hilang saat mendaki Gunung Salak, Jawa Barat, pada hari Minggu, 1 Januari. Mereka adalah 5 mahasiswa Fakultas Kedokteran, 1 mahasiswa Fakultas Hukum, dan 1 alumni Fakultas Teknik Informatika. Hingga saat ini baru satu orang yang ditemukan. (van/sho)

Sukabumi – Tim SAR menemukan salah seorang dari 7 mahasiswa Yarsi yang diduga hilang di Gunung Salak. Mahasiswa yang ditemukan itu bernama Trias Mujahid. Ia ditemukan di puncak Gunung Salak 1.

Demikian disampaikan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bambang Sofianto kepada wartawan di Posko 1 Murbey, Gunung Salak 1, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (2/2/2009).

Dari laporan Tim SAR 1 lewat SMS yang diterima Bambang, Trias ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. Disebutkan kondisi Trias baik. Tapi seperti apa detailnya, Bambang belum mengetahuinya.

“Saya belum tahu persis kondisi korban saat ini bagaimana. Karena saya baru mendapatkan kabar melalui layanan SMS. Namun kondisinya baik-baik,” katanya.

Ciri-ciri Trias yakni tinggi 165 cm, berkulit putih, berambut lurus pendek. Pada saat ditemukan, perbekalan Trias sudah habis. Alas kaki atau sandalnya rusak.

7 personel Tim SAR tambahan kembali naik ke puncak Gunung Salak 1 untuk melanjutkan pencarian. Cuaca di lokasi pendakian saat ini mengalami hujan deras dan berkabut tebal. (gus/iy)

Sukabumi – Trias Mujahid, salah satu mahasiswa Yarsi yang hilang di Gunung Salak berhasil ditemukan tim SAR dalam keadaan selamat. Namun karena cuaca buruk, Trias masih belum bisa dievakuasi dari lokasi penemuan.

Hal tersebut diungkapkan Bambang Sofyanto, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, di posko Murbey, Desa Cimalati, Sukabumi, Jawa Barat, Senin (2/2/2009).

“Trias belum bisa dibawa turun oleh Tim SAR karena cuaca sangat buruk. Saat ini di sana hujan deras dan kabut tebal,” kata Bambang.

Trias ditemukan di puncak satu Gunung Salak oleh Tim SAR. Kondisi pemuda tersebut dilaporkan dalam keadaan baik. “Dia hanya kekurangan bahan makanan,” ungkap Bambang.

Trias dan 6 orang temannya melakukan pendakian pada Sabtu 31 Januari 2008. Namun sampai minggu malam keduanya belum kembali. Padahal para mahasiswa ini hanya membawa perbekalan untuk dua hari. Hingga saat ini, nasib 6 orang mahasiswa lainnya masih belum diketahui. (djo/djo)


Tanggapan

  1. tips naik G.salak…ikutu jalur resmi saja…jika kira2 brjalan 100 m tdk menemukan patok…mendingan balik lagi k patok terakhir…jangan ngambil resiko…slamat mendaki…Bravo G. Salak…!!


Beri tanggapan

Your response:

Kategori